Keadilan dalam Etika Bisnis

Adil adalah suatu sikap tidak berat sebelah atau tidak memihak yang menempatkan sesuatu pada tempatnya sesuai dengan porsi dan kapasitasnya dalam berbagai hal, jadi tidak sekedar sama rata tanpa memperdulikan kapasitasnya.

Sedangkan keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Jadi keadilan tercipta bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya setelah menjalankan kewajiban tersebut.

Sebagai contoh, misalnya seorang karyawan dari sebuah perusahaan yang selalu menuntut kenaikan gaji tanpa meningkatkan hasil kerjanya dan sebaliknya pula seorang petinggi perusahaan yang terus menerus menggunakan tenaga karyawan tanpa memperhatikan kenaikan gaji dan kesejahteraannya, maka hal tersebut bisa dikatakan suatu ketidakadilan. Oleh karena itu, untuk memperoleh keadilan, sudah barang tentu seorang karyawan harus berusaha meningkatkan prestasi kerjanya agar mendapatkan kenaikan gaji dan juga bagi petinggi perusahaan harus pula memikirkan keseimbangan kerja para karyawan dengan gaji yang diberikannya.

0 Responses to “Keadilan dalam Etika Bisnis”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: