Konflik antara Penjual dengan Pembeli Perkebunan Kelapa Sawit

Bermula dari laporan para pembeli kapling lahan perkebunan kelapa sawit Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat yang mengklaim bahwa beberapa penjual lahan tersebut telah merugikan mereka dengan mengambil hasil Tandan Buah Segar (TBS) dari lahan yang telah mereka beli. Akibatnya, mereka sebagai pihak pembeli melaporkan kepada kepolisian dan berakhir dengan penahanan tujuh warga yang merupakan pihak penjual.

Menurut hemat saya, memang tak sepantasnya penjual yang telah menjual lahan perkebunan itu tetap mengambil hasil panen lahannya yang sudah menjadi milik orang lain, kecuali jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak antara penjual dan pembeli. Namun penahanan para penjual tersebut tentunya harus mempunyai dasar yang kuat melalui berbagai proses hukum yang dilakukan.

0 Responses to “Konflik antara Penjual dengan Pembeli Perkebunan Kelapa Sawit”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: